PENGENDALIAN PENGGEREK BUAH SAWIT DENGAN DIPEL SC

Insektisida Biologi

PENGGEREK BUAH SAWIT (Tirathaba mundella) merupakan hama utama tanaman kelapa sawit di areal gambut. Umumnya menyerang tanaman muda (3-4 thn) bahkan sampai tanaman tua. Populasi Tirathaba terus meningkat karena masih banyak makanannya berupa buah kelewat matang akibat tidak dipanen, kastrasi tidak tuntas, sanitasi buah busuk tidak tuntas, under prunning, kelembapan yang tinggi, aplikasi insektisida sudah dilaksanakan namun tidak efektif dan tidak tuntas. Kerugian dapat mencapai lebih dari 50%. Di salah satu PBS, planters harus melakukan replanting karena serangan Tirathaba yang sangat parah.

Gejala serangannya berupa kotoran berwarna merah muda (serangan baru) dan kehitaman (serangan lama) pada tandan kelapa sawit. Larva dapat menyerang bunga jantan maupun bunga betina. Larva menggerek bunga betina, mulai dari bunga yang seludangnya baru membuka sampai dengan buah matang. Pada tingkat serangan berat, dapat menyebabkan tidak terbentuknya buah atau aborsi.

PENGENDALIAN Tirathaba mundella  dilakukan secara biologi menggunakan DiPel SC (Bacillus thuringiensis var. kurstaki). Selain efektif, DiPel SC juga relative aman terhadap serangga penyerbuk (Elaeidobius kamerunicus) dan musuh alami.

METODOLOGI PENGUJIAN

UJI EFIKASI menggunakan 2 perlakuan yaitu control (tanpa aplikasi) dan DiPel SC konsentrasi 2 ML/L. Tiap pohon disemprot 1,5 – 2 L  larutan. Aplikasi dilakukan sebanyak 2 kali dan diulang setiap 2 minggu.

UJI EFEK TERHADAP E. kamerunicus dilakukan dengan menyemprot DiPel SC langsung ke tandan buah yang mempunyai  E. kamerunicus.

HASIL PENGUJIAN

UJI EFIKASI membuktikan bahwa tanpa aplikasi DiPel SC terjadi peningkatan intensitas serangan dari 3,6% menjadi 12% dalam kurun waktu 1 bulan. Dengan aplikasi DiPel SC terjadi penurunan intensitas serangan dari 8% menjadi 0,9% dalam kurun waktu 1 bulan.

UJI EFEK TERHADAP E. kamerunicus menun-jukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata antara populasi awal dan populasi akhir. Ada 5,880 ekor/tandan pada 1 hari sebelum aplikasi dan ada 5,465 ekor/tandan pada 1 hari setelah aplikasi DiPel SC

Penggerek buah sawit (Tirathaba mundella) mampu dikendalikan dengan insektisida DiPel SC pada konsentrasi 2 Ml/L. Selain efektif, DiPel SC juga aman terhadap seranggan penyerbuk (E. kamerunicus).