Kuproxat 345 SC

Fungisida

Kuproxat merupakan satu-satunya fungisida sekaligus bakterisida tembaga (Cu2+) dalam bentuk cair dengan ukuran partikel sangat kecil (0,6 ┬Ámikron),melindungi tanaman dari serangan busuk buah dalam jangka waktu lama. Direkomendasikan OMRI sebagai fungisida organik karena aman terhadap tanaman maupun pengguna.

KEUNGGULAN PRODUK:

CABE

  • Mengeluarkan ion Cu 2 + secara perlahan-lahan, sehingga tidak meracuni tanaman pokok dan melindungi tanaman dari jamur dan bakteri dalam waktu lama
  • Memiliki ukuran partikel lebih kecil sehingga menutup bagian tanaman lebih merata dan melindungi tanaman lebih baik
  • Tidak mudah mengendap di dalam tangki semprot dan tidak akan menyumbat nozzle
  • Dapat dicampurkan dengan insektisida maupun fungisida lain
  • Sangat baik membunuh dan menghambat terbentuknya sel-sel spora perusak cabai dan perusak daun cabai

KAKAO

  • Sangat efektif mengendalikan penyakit busuk buah pada tanaman kakao
  • Ukuran partikel paling kecil dibandingkan dengan fungisida tembaga lainnya, sehingga penutupan pada tanaman lebih baik
  • Tidak mudah mengendap di dalam tangki semprot dan tidak menyumbat nozzle
  • Mengeluarkan ion Cu 2 + secara perlahan-lahan, sehingga tidak meracuni tanaman pokok dan melindungi tanaman dari jamur dan bakteri dalam waktu lama

PADI

  • Efektif mengendalikan penyakit kresek pada tanaman padi
  • Satu-satunya fungisida sekaligus bakterisida berbahan aktif tembaga oksi-sulfat dengan formulasi cair berteknologi tri base blue, dapat di campur dengan insektisida, fungisida lainnya maupun ZPT
  • Memiliki ukuran partikel lebih kecil sehingga menutup bagian tanaman lebih merata dan melindungi tanaman lebih baik
  • Diaplikasikan pada dosis rendah sehingga lebih ekonomis
  • Tidak mudah mengendap di dalam tangki semprot dan tidak akan menyumbat nozzle
  • Mengeluarkan ion Cu 2 + secara perlahan-lahan, sehingga tidak meracuni tanaman pokok dan melindungi tanaman dari jamur dan bakteri dalam waktu lama
  • REKOMENDASI PENGGUNAAN:

    Tanaman & Harma Sasaran/Target Dosis/Konsentrasi Waktu Penyemprotan
    Cabai
    Penyakit antraknosa : Colletotrichum sp , Gloeosporium piperatum 
    1 – 2 l/ha Penyemprotan volume sedang sampai tinggi dengan volume air 200 – 400 l/ha
    Penyemprotan dilakukan segera bila ditemukan serangan penyakit antraknosa.
    Kakao
    Busuk buah : Phytophtora palmivora 
    2 – 4 ml/l air Apabila terlihat gejalan serangan dengan interval 7 – 10 hari atau sesuai dengan keadaan serangan
    Padi Sawah
    Hawar daun : Xanthomonas campestris
    2 – 3 ml/l Apabila terlihat gejala serangan dengan interval 7 – 10 hari, atau sesuai keadaan serangan