Indonesia merupakan negara agraris yang penduduknya memiliki jumlah petani sebanyak 44.9 Juta orang (BPS, 2023). Angka ini tentu merupakan jumlah yang sangat besar dan memiliki peran yang cukup signifikan bagi kemajuan Indonesia dari sisi pertanian. Namun, bertani bukan merupakan hal yang mudah, ada banyak hal yang perlu diketahui dalam berbudidaya tanaman, misalnya pemupukan, pengairan, hama, penyakit, gulma dan beberapa faktor lainnya.

Memahami teknis budidaya dalam pertanian merupakan hal penting untuk dapat meraih panen yang maksimal dan mendapatkan keuntungan yang baik. Salah satu hal yang tak kalah penting yang harus diketahui adalah pengendalian gulma pada tanaman Utama. Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh tidak sesuai dengan tempatnya dan tidak dikehendaki serta mempunyai nilai negatif (Johnny 2006). Bebrapa hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma mampu menurukan hasil panen hingga 20 – 80%. Sehingga, pentingnya pengetahuan dalam pengendalian gulma menjadi faktor penting dalam kesuksesan berbudidaya tanaman.

Pada awal tahun 1960 – 1970an petani sudah mulai mengetahui bahwa gulma memang sangat menggangu dalam Bertani, sehingga petani melakukan penyiangan gulma secara manual. Hal ini tentu sangat membantu tanaman berproduksi secara maksimal, namun hal tersebut juga kurang efektif karena membutuhkan waktu yang lama, jumlah tenaga kerja yang banyak, dan gulma yang belum tuntas dikendalikan karena tidak mati hingga ke akarnya.

Pada tahun 1973 Roundup hadir di dunia, dengan teknologi paling mutakhir dan bahan aktif dengan glifosat pertama di dunia. Hadirnya Roundup membrikan arah baru untuk dunia pertanian, dengan hadirnya Roundup, membuat proses pengendalian gulma, semakin efektif dari sisi waktu, jumlah tenaga kerja, biaya, dan tentunya tuntas mengendalikan gulma hingga ke akar-akarnya, tanpa terkecuali gulma membandel seperti Alang-alang.

Kini Roundup telah berusia 50 tahun dan telah membantu jutaan petani di seluruh Indonesia untuk mengendalikan gulma. Roundup memiliki peran penting sebagai:

  1. Pelopor untuk pengendalian gulma untuk persiapan penanaman
  2. Penting untuk menjaga melindungi produktivitas tanaman
  3. Fundamental untuk produksi pangan

Adanya Roundup memberikan harapan bagi banyak petani dan juga retailer. Beberapa petani memberikan pendapatnya tentang eksistensi Roundup yang ke 50 tahun:

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,selamat siang selamat sejahtera untuk kita semua nya

Bapak Puniran dari Lampung Selatan: “saya menggunakan Roundup kurang lebih 10 tahun, saya menggunakan Roundup karena tahan terhadap hujan, kemudian tanah menjadi subur dan mudah untuk di tanam, serta rumput mati sampai ke akar-akarnya”.

Bapak Hadi Rahmanto dari Jawa Timur: “Saya menggunakan Roundup karena mampu mempermudah pengolahan lahan dalam persiapan penaman, selain itu dengan adanya Roundup mempu menghemat waktu saya dalam persiapan lahan.

Bapak Sarianto (Retailer) dari Lampung: “Saya telah menjual Roundup sudah sangat lama, dan kesan saya dalam menjual Roundup yaitu sangat mudah dalam penjulannya karena banyak petani yang mencari Roundup untuk mengendalikan gulma baik persiapan tanam jagung atau tanaman lainnya, dan mengendalikan gulma ditanaman utama. Kesan petani terhadap Roundup sangat baik, karena bisa menggemburkan tanah dan petani sangat senang dengan itu, untuk kualitas saya percaya 100% dengan Roundup.”

 

Roundup juga telah merayakan 50 tahunnya di Lampung yang dihadiri lebih dari 250 petani. Acara ini merupakan syukuran karena Roundup telah dipercaya lebih dari 50 tahun oleh petani diseluruh Indonesia. Berikut link untuk dapat melihat keseruan acara tersebut:

 

Apresiasi juga telah diberikan kepada bebrapa kios dalam menyediakan Roundup di kios-kios yang memudahkan petani dalam mendapatkan produk tersebut.

Terdapat 3 Brand Roundup yaitu Roundup Biosorb, Roundup Transorb, dan Roundup Powermax. Secara umum Roundup Biosorb adalah herbisida purna tumbuh dengan bahan aktif glifosat yang diproduksi dengan Teknologi Biosorb serta menggunakan surfaktan yang dipatenkan. 3 kali lebih banyak dan lebih cepat masuk kedalam gulma sehingga tahan hujan 1-2 jam setelah semprot.

50 Tahun Roundup, Teman Terpercaya!